Lingkaran Kelas 11 terlihat sederhana ketika yang dibahas baru sebatas jari-jari, diameter, keliling, dan luas. Namun ketika satu gambar memuat sudut pusat, sudut keliling, tali busur, apotema, juring, tembereng, atau dua lingkaran sekaligus, soalnya bisa berubah menjadi cukup menantang.
Pada soal TKA, SNBT, UTBK, maupun tes masuk perguruan tinggi, yang diuji bukan sekadar kemampuan menghafal rumus. Siswa perlu membaca hubungan pada gambar: sudut mana yang menghadap busur tertentu, ruas mana yang tegak lurus, kapan Teorema Pythagoras dapat dipakai, dan mengapa pada garis singgung dua lingkaran muncul \(R-r\) atau \(R+r\).
Kabar baiknya, sebagian besar soal lingkaran dibangun dari beberapa pola inti. Jika pola tersebut sudah terlihat, gambar yang awalnya terasa rumit dapat dipecah menjadi hubungan-hubungan sederhana.
Pada materi ini kita akan membangun konsep secara bertahap, mulai dari unsur lingkaran, sudut dan busur, apotema dan tali busur, juring dan tembereng, hingga garis singgung persekutuan luar (GSPL) dan garis singgung persekutuan dalam (GSPD).
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:
- mengenali pusat, jari-jari, diameter, tali busur, busur, juring, tembereng, dan apotema;
- menjelaskan hubungan apotema dengan tali busur;
- menggunakan Teorema Pythagoras pada masalah apotema;
- menentukan hubungan sudut pusat dengan busur yang dihadapinya;
- menentukan hubungan sudut pusat dan sudut keliling;
- menggunakan sifat sudut keliling yang menghadap diameter;
- menggunakan sifat segiempat siklik;
- menghitung panjang busur dan luas juring;
- menghubungkan panjang busur dengan luas juring;
- menentukan luas tembereng;
- menganalisis juring cincin dan daerah arsiran;
- menentukan panjang GSPL dan GSPD;
- menganalisis syarat keberadaan garis singgung persekutuan;
- menyelesaikan soal lingkaran yang melibatkan beberapa konsep sekaligus;
- mengevaluasi apakah hasil perhitungan masuk akal secara geometris.
Mari Berpikir: Satu Gambar, Banyak Hubungan
Bayangkan sebuah lingkaran dengan pusat \(O\). Dari pusat tersebut ditarik dua jari-jari menuju titik \(A\) dan \(B\).
Dari satu gambar tersebut muncul tiga objek sekaligus:
- sudut pusat \(\angle AOB\);
- busur \(AB\);
- juring \(AOB\).
Ketiganya bukan konsep yang berdiri sendiri. Jika sudut pusat membesar, busur yang dihadapinya juga membesar dan luas juringnya ikut bertambah.
Sekarang tambahkan sebuah tali busur. Dari pusat lingkaran ditarik garis yang tegak lurus tali busur tersebut. Garis itu disebut apotema. Seketika muncul segitiga siku-siku dan Teorema Pythagoras dapat digunakan.
Pola serupa muncul pada garis singgung. Jari-jari menuju titik singgung selalu tegak lurus garis singgung, sehingga masalah dua lingkaran juga dapat diubah menjadi segitiga siku-siku.
Jadi, ide besar pada materi ini adalah: jangan sekadar mencari rumus, tetapi cari struktur geometri yang tersembunyi pada gambar.
1. Unsur-Unsur Lingkaran
1.1 Titik Pusat
Titik pusat adalah titik yang mempunyai jarak sama terhadap semua titik pada keliling lingkaran. Titik pusat biasanya diberi nama \(O\).
1.2 Jari-Jari
Jari-jari adalah ruas garis yang menghubungkan titik pusat dengan sebuah titik pada keliling lingkaran.
Jika panjang jari-jari adalah \(r\), semua jari-jari dalam satu lingkaran mempunyai panjang yang sama.
1.3 Diameter
Diameter adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran dan melewati pusat.
Diameter terdiri atas dua jari-jari, sehingga
$$\displaystyle d=2r$$
Diameter juga merupakan tali busur terpanjang pada sebuah lingkaran.
1.4 Tali Busur
Tali busur adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik pada keliling lingkaran.
Diameter merupakan tali busur khusus yang melewati pusat lingkaran.
1.5 Busur
Busur adalah bagian dari keliling lingkaran yang terletak di antara dua titik.
Dua titik \(A\) dan \(B\) umumnya menentukan dua busur:
- busur kecil, yaitu busur yang ukurannya kurang dari \(180^\circ\);
- busur besar, yaitu busur yang ukurannya lebih dari \(180^\circ\).
Perlu dibedakan antara ukuran busur dan panjang busur.
Ukuran busur dinyatakan dalam derajat, sedangkan panjang busur menggunakan satuan panjang seperti cm atau m.
1.6 Juring
Juring adalah daerah lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-jari dan sebuah busur.
1.7 Tembereng
Tembereng adalah daerah yang dibatasi sebuah tali busur dan busur yang bersesuaian.
1.8 Apotema
Apotema lingkaran adalah ruas garis dari pusat lingkaran yang tegak lurus terhadap sebuah tali busur.
Misalkan \(AB\) adalah tali busur dan \(OM\perp AB\). Ruas \(OM\) disebut apotema.
Sifat penting apotema adalah
$$\displaystyle OM\perp AB$$
dan
$$\displaystyle AM=MB$$
Artinya, garis dari pusat yang tegak lurus tali busur akan membagi tali busur menjadi dua bagian sama panjang.
Jika \(AB=c\), maka
$$\displaystyle AM=MB=\frac{c}{2}$$
Karena segitiga \(OMA\) siku-siku, berlaku
$$\displaystyle OA^2=OM^2+AM^2$$
Jika \(OA=r\) dan \(OM=a\), maka
$$\displaystyle r^2=a^2+\left(\frac{c}{2}\right)^2$$
Sehingga apotema dapat ditentukan dengan
$$\displaystyle a=\sqrt{r^2-\left(\frac{c}{2}\right)^2}$$
Sebaliknya, jika jari-jari dan apotema diketahui, panjang tali busur adalah
$$\displaystyle c=2\sqrt{r^2-a^2}$$
Contoh Apotema
Sebuah lingkaran berjari-jari \(13\) cm mempunyai tali busur sepanjang \(10\) cm. Tentukan apotemanya.
Setengah tali busur adalah
$$\displaystyle \frac{10}{2}=5\text{ cm}$$
Gunakan Teorema Pythagoras.
$$\displaystyle a^2+5^2=13^2$$
$$\displaystyle a^2=169-25$$
$$\displaystyle a^2=144$$
$$\displaystyle a=12\text{ cm}$$
2. Hubungan Apotema dan Panjang Tali Busur
Pada lingkaran yang sama, panjang tali busur dipengaruhi oleh jaraknya terhadap pusat.
Dari rumus
$$\displaystyle c=2\sqrt{r^2-a^2}$$
terlihat bahwa ketika \(r\) tetap dan \(a\) semakin kecil, nilai \(c\) semakin besar.
Artinya:
- tali busur yang lebih dekat ke pusat lebih panjang;
- tali busur yang lebih jauh dari pusat lebih pendek;
- tali busur terpanjang adalah diameter karena jaraknya dari pusat \(0\).
Hubungan ini sangat berguna. Pada beberapa soal, kita bahkan tidak perlu menghitung untuk menentukan tali busur mana yang lebih panjang.
3. Sudut Pusat dan Ukuran Busur
Sudut pusat adalah sudut yang titik sudutnya berada di pusat lingkaran.
Jika sudut pusat \(\angle AOB\) menghadap busur kecil \(AB\), maka ukuran busur kecil tersebut sama dengan ukuran sudut pusatnya.
Misalnya
$$\displaystyle \angle AOB=80^\circ$$
maka
$$\displaystyle m\widehat{AB}=80^\circ$$
Busur besarnya mempunyai ukuran
$$\displaystyle 360^\circ-80^\circ=280^\circ$$
Perhatikan bahwa kita menggunakan istilah ukuran busur karena satuannya derajat.
4. Sudut Keliling
Sudut keliling adalah sudut yang titik sudutnya berada pada keliling lingkaran dan kedua sisinya merupakan tali busur.
Sudut keliling bernilai setengah ukuran busur yang dihadapinya.
$$\displaystyle \angle ACB=\frac12m\widehat{AB}$$
Jika busur \(AB\) berukuran \(100^\circ\), maka
$$\displaystyle \angle ACB=50^\circ$$
5. Hubungan Sudut Pusat dan Sudut Keliling
Jika sudut pusat dan sudut keliling menghadap busur yang sama, berlaku
$$\displaystyle \text{sudut pusat}=2\times\text{sudut keliling}$$
atau
$$\displaystyle \text{sudut keliling}=\frac12\times\text{sudut pusat}$$
Misalkan
$$\displaystyle \angle AOB=120^\circ$$
dan \(\angle ACB\) menghadap busur \(AB\) yang sama. Maka
$$\displaystyle \angle ACB=\frac12(120^\circ)$$
$$\displaystyle \angle ACB=60^\circ$$
6. Sudut Keliling yang Menghadap Busur Sama
Dua sudut keliling yang menghadap busur yang sama mempunyai ukuran yang sama.
Jika \(\angle ACB\) dan \(\angle ADB\) sama-sama menghadap busur \(AB\), maka
$$\displaystyle \angle ACB=\angle ADB$$
7. Sudut Keliling yang Menghadap Diameter
Salah satu sifat paling penting pada lingkaran adalah:
Sudut keliling yang menghadap diameter selalu \(90^\circ\).
Jika \(AB\) diameter, maka busur \(AB\) merupakan setengah lingkaran dengan ukuran \(180^\circ\).
$$\displaystyle \angle ACB=\frac12(180^\circ)$$
$$\displaystyle \angle ACB=90^\circ$$
8. Segiempat Siklik
Segiempat siklik adalah segiempat yang keempat titik sudutnya terletak pada satu lingkaran.
Pada segiempat siklik, dua sudut yang saling berhadapan berjumlah \(180^\circ\).
$$\displaystyle \angle A+\angle C=180^\circ$$
$$\displaystyle \angle B+\angle D=180^\circ$$
Sifat ini sering muncul dalam bentuk aljabar, misalnya \(\angle A=(3x+5)^\circ\) dan \(\angle C=(5x-1)^\circ\).
9. Panjang Busur
Keliling lingkaran adalah
$$\displaystyle K=2\pi r$$
Satu putaran penuh mempunyai sudut \(360^\circ\). Jika sebuah busur menghadap sudut pusat \(\theta\), panjang busur tersebut merupakan bagian \(\frac{\theta}{360^\circ}\) dari seluruh keliling.
$$\displaystyle s=\frac{\theta}{360^\circ}\times2\pi r$$
dengan:
- \(s\) = panjang busur;
- \(\theta\) = sudut pusat;
- \(r\) = jari-jari.
Contoh
Sebuah lingkaran berjari-jari \(15\) cm mempunyai sudut pusat \(96^\circ\). Panjang busurnya adalah
$$\displaystyle s=\frac{96^\circ}{360^\circ}(30\pi)$$
$$\displaystyle s=8\pi\text{ cm}$$
10. Luas Juring
Luas lingkaran adalah
$$\displaystyle L=\pi r^2$$
Karena juring hanya merupakan bagian dari seluruh lingkaran, luas juring adalah
$$\displaystyle L_{\text{juring}}=\frac{\theta}{360^\circ}\pi r^2$$
Contoh
Juring berjari-jari \(12\) cm mempunyai sudut pusat \(150^\circ\).
$$\displaystyle L=\frac{150^\circ}{360^\circ}\pi(12)^2$$
$$\displaystyle L=\frac{5}{12}(144\pi)$$
$$\displaystyle L=60\pi\text{ cm}^2$$
11. Hubungan Luas Juring dan Panjang Busur
Perhatikan dua rumus berikut.
$$\displaystyle s=\frac{\theta}{360^\circ}(2\pi r)$$
$$\displaystyle L_{\text{juring}}=\frac{\theta}{360^\circ}(\pi r^2)$$
Keduanya mempunyai faktor yang sama, yaitu \(\frac{\theta}{360^\circ}\).
Jika dibandingkan, diperoleh hubungan
$$\displaystyle L_{\text{juring}}=\frac12rs$$
Rumus ini sangat efisien ketika soal memberikan luas juring dan panjang busur sekaligus.
Contoh
Diketahui luas juring \(54\pi\text{ cm}^2\) dan panjang busur \(9\pi\) cm.
$$\displaystyle 54\pi=\frac12r(9\pi)$$
$$\displaystyle 108=9r$$
$$\displaystyle r=12\text{ cm}$$
12. Luas Tembereng
Tembereng kecil dapat dipandang sebagai juring dikurangi segitiga yang dibentuk dua jari-jari dan sebuah tali busur.
$$\displaystyle L_{\text{tembereng}}=L_{\text{juring}}-L_{\triangle AOB}$$
Jika sudut pusatnya \(\theta\), luas segitiga pusat adalah
$$\displaystyle L_{\triangle AOB}=\frac12r^2\sin\theta$$
Contoh
Jika \(r=8\) cm dan \(\theta=90^\circ\), maka
$$\displaystyle L_{\text{juring}}=\frac14\pi(8)^2=16\pi$$
Luas segitiga pusat adalah
$$\displaystyle L_{\triangle AOB}=\frac12(8)(8)=32$$
Jadi
$$\displaystyle L_{\text{tembereng}}=16\pi-32$$
13. Hubungan Apotema, Tali Busur, dan Sudut Pusat
Apotema tidak hanya berkaitan dengan panjang tali busur. Apotema juga dapat menghubungkan tali busur dengan sudut pusat.
Misalkan \(AB\) merupakan tali busur dan \(OM\) apotemanya.
Karena \(OA=OB\), segitiga \(OAB\) sama kaki. Garis \(OM\) yang tegak lurus \(AB\) sekaligus membagi sudut pusat menjadi dua sama besar.
$$\displaystyle \angle AOM=\frac12\angle AOB$$
Jika \(\angle AOB=\theta\), maka
$$\displaystyle OM=r\cos\frac{\theta}{2}$$
dan
$$\displaystyle AM=r\sin\frac{\theta}{2}$$
Karena \(AB=2AM\), maka panjang tali busur dapat ditulis
$$\displaystyle AB=2r\sin\frac{\theta}{2}$$
Contoh
Sebuah lingkaran berjari-jari \(10\) cm mempunyai apotema \(5\) cm terhadap tali busur \(AB\).
$$\displaystyle \cos\frac{\theta}{2}=\frac{5}{10}$$
$$\displaystyle \cos\frac{\theta}{2}=\frac12$$
$$\displaystyle \frac{\theta}{2}=60^\circ$$
$$\displaystyle \theta=120^\circ$$
Panjang tali busur adalah
$$\displaystyle AB=2(10)\sin60^\circ$$
$$\displaystyle AB=10\sqrt3\text{ cm}$$
14. Juring Cincin dan Daerah Arsiran
Juring cincin terbentuk dari dua lingkaran sepusat dengan jari-jari berbeda.
Jika jari-jari luar \(R\), jari-jari dalam \(r\), dan sudut pusat \(\theta\), maka luas juring cincin adalah
$$\displaystyle L=\frac{\theta}{360^\circ}\pi(R^2-r^2)$$
Prinsip yang sama berlaku pada daerah arsiran lain: pecah gambar menjadi bentuk-bentuk sederhana, kemudian tentukan apakah harus dijumlahkan atau dikurangkan.
15. Garis Singgung Lingkaran
Garis singgung lingkaran adalah garis yang bertemu lingkaran tepat pada satu titik. Titik tersebut disebut titik singgung.
Sifat dasarnya adalah:
$$\displaystyle \text{jari-jari}\perp\text{garis singgung}$$
Jadi jari-jari yang ditarik menuju titik singgung selalu membentuk sudut \(90^\circ\) terhadap garis singgung.
Sifat ini menjadi dasar GSPL dan GSPD.
16. Garis Singgung Persekutuan Luar atau GSPL
Misalkan dua lingkaran mempunyai jari-jari \(R\) dan \(r\), dengan \(R>r\), serta jarak kedua pusat \(d\).
Garis Singgung Persekutuan Luar (GSPL) adalah garis yang menyinggung kedua lingkaran dan tidak memotong ruas penghubung kedua pusat.
Jari-jari yang menuju titik singgung tegak lurus garis singgung. Dengan membuat garis bantu sejajar GSPL, terbentuk segitiga siku-siku yang mempunyai:
- sisi miring \(d\);
- sisi tegak \(R-r\);
- sisi lainnya sama dengan panjang GSPL.
Teorema Pythagoras memberikan
$$\displaystyle d^2=\mathrm{GSPL}^2+(R-r)^2$$
sehingga
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{d^2-(R-r)^2}$$
Mengapa digunakan \(R-r\)? Karena kedua jari-jari menuju titik singgung berada pada sisi yang sama. Ketika salah satunya dipindahkan sejajar untuk membentuk segitiga siku-siku, yang tersisa adalah selisih kedua jari-jari.
17. Garis Singgung Persekutuan Dalam atau GSPD
Garis Singgung Persekutuan Dalam (GSPD) adalah garis singgung persekutuan yang memotong ruas penghubung kedua pusat.
Pada GSPD, kedua jari-jari menuju titik singgung berada pada sisi berlawanan. Karena itu sisi tegak segitiga bantu adalah
$$\displaystyle R+r$$
Teorema Pythagoras memberikan
$$\displaystyle d^2=\mathrm{GSPD}^2+(R+r)^2$$
sehingga
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{d^2-(R+r)^2}$$
Agar GSPD dengan panjang positif ada, diperlukan
$$\displaystyle d>R+r$$
Jika
$$\displaystyle d=R+r$$
kedua lingkaran bersinggungan luar. Pada kondisi tersebut panjang ruas GSPD antar titik singgung menjadi \(0\).
Membandingkan GSPL dan GSPD
Jika kedua jenis garis singgung ada, maka
$$\displaystyle R+r>R-r$$
sehingga
$$\displaystyle d^2-(R+r)^2<d^2-(R-r)^2$$
Akibatnya
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}<\mathrm{GSPL}$$
18. Strategi Cepat Menyelesaikan Soal Lingkaran
Strategi 1: Tentukan Objek yang Ditanya
Pastikan apakah yang diminta adalah ukuran busur, panjang busur, luas juring, tali busur, apotema, GSPL, atau GSPD.
Strategi 2: Cari Busur yang Dihadapi
Untuk sudut keliling, dua titik ujung busur lebih penting daripada posisi sudut pada gambar.
Strategi 3: Tandai Diameter
Jika ada diameter, segera periksa apakah terdapat sudut keliling yang menghadap diameter. Sudut tersebut pasti \(90^\circ\).
Strategi 4: Jika Ada Apotema, Bentuk Segitiga Siku-Siku
Apotema, setengah tali busur, dan jari-jari membentuk segitiga siku-siku.
Strategi 5: Jika Ada Dua Lingkaran dan Garis Singgung, Cari \(R-r\) atau \(R+r\)
GSPL menggunakan selisih jari-jari. GSPD menggunakan jumlah jari-jari.
Strategi 6: Gunakan Perbandingan Sebelum Menghitung
Pada lingkaran yang sama:
$$\displaystyle s\propto\theta$$
dan
$$\displaystyle L_{\text{juring}}\propto\theta$$
Untuk sudut pusat yang sama:
$$\displaystyle s\propto r$$
sedangkan
$$\displaystyle L_{\text{juring}}\propto r^2$$
Strategi 7: Cek Kewajaran Jawaban
Jika sudut pusat kurang dari \(180^\circ\), luas juring harus kurang dari setengah luas lingkaran.
Jika apotema membesar pada lingkaran yang sama, tali busur seharusnya mengecil.
Jika GSPL dan GSPD sama-sama ada, GSPL harus lebih panjang daripada GSPD.
19. Latihan Pilihan Ganda: Konsep dan Penalaran
Soal 1
Pada lingkaran berpusat di \(O\), diketahui \(\angle AOB=80^\circ\). Titik \(C\) berada pada busur besar \(AB\). Pernyataan yang benar adalah…
A. \(\angle ACB=40^\circ\) dan ukuran busur besar \(AB=280^\circ\)
B. \(\angle ACB=80^\circ\) dan ukuran busur besar \(AB=280^\circ\)
C. \(\angle ACB=40^\circ\) dan ukuran busur besar \(AB=160^\circ\)
D. \(\angle ACB=140^\circ\) dan ukuran busur besar \(AB=280^\circ\)
E. \(\angle ACB=160^\circ\) dan ukuran busur besar \(AB=200^\circ\)
Sudut pusat \(\angle AOB\) menghadap busur kecil \(AB\), sehingga ukuran busur kecil \(AB\) adalah \(80^\circ\).
Karena titik \(C\) berada pada busur besar, \(\angle ACB\) menghadap busur kecil \(AB\).
$$\displaystyle \angle ACB=\frac12(80^\circ)$$
$$\displaystyle \angle ACB=40^\circ$$
Ukuran busur besarnya
$$\displaystyle 360^\circ-80^\circ=280^\circ$$
Jawaban: A.
Soal 2
\(AB\) merupakan diameter sebuah lingkaran. Titik \(C\) terletak pada lingkaran dan \(\angle CAB=28^\circ\). Besar \(\angle ABC\) adalah…
A. \(28^\circ\)
B. \(52^\circ\)
C. \(56^\circ\)
D. \(62^\circ\)
E. \(90^\circ\)
Karena \(AB\) diameter,
$$\displaystyle \angle ACB=90^\circ$$
Jumlah sudut segitiga \(ABC\) adalah \(180^\circ\).
$$\displaystyle 28^\circ+90^\circ+\angle ABC=180^\circ$$
$$\displaystyle \angle ABC=62^\circ$$
Jawaban: D.
Soal 3
Segiempat \(ABCD\) merupakan segiempat siklik. Jika \(\angle A=(4x+10)^\circ\) dan \(\angle C=(2x+20)^\circ\), nilai \(x\) adalah…
A. \(20\)
B. \(22\)
C. \(24\)
D. \(25\)
E. \(30\)
$$\displaystyle (4x+10)+(2x+20)=180$$
$$\displaystyle 6x+30=180$$
$$\displaystyle 6x=150$$
$$\displaystyle x=25$$
Jawaban: D.
Soal 4
Sebuah lingkaran berjari-jari \(13\) cm mempunyai tali busur \(AB=10\) cm. Panjang apotema dari pusat \(O\) ke tali busur \(AB\) adalah…
A. \(5\) cm
B. \(8\) cm
C. \(10\) cm
D. \(12\) cm
E. \(13\) cm
Apotema membagi tali busur menjadi dua.
$$\displaystyle AM=5\text{ cm}$$
Gunakan segitiga siku-siku \(OMA\).
$$\displaystyle OM^2+5^2=13^2$$
$$\displaystyle OM^2=144$$
$$\displaystyle OM=12\text{ cm}$$
Jawaban: D.
Soal 5
Sebuah lingkaran berjari-jari \(17\) cm. Jarak pusat lingkaran ke tali busur \(AB\) adalah \(8\) cm. Panjang tali busur \(AB\) adalah…
A. \(15\) cm
B. \(24\) cm
C. \(26\) cm
D. \(30\) cm
E. \(32\) cm
Misalkan \(M\) kaki apotema.
$$\displaystyle AM^2+8^2=17^2$$
$$\displaystyle AM^2=225$$
$$\displaystyle AM=15$$
Karena \(M\) titik tengah \(AB\),
$$\displaystyle AB=2(15)=30\text{ cm}$$
Jawaban: D.
Soal 6
Pada lingkaran berjari-jari \(13\) cm terdapat dua tali busur. Tali busur pertama berjarak \(5\) cm dari pusat, sedangkan tali busur kedua berjarak \(12\) cm dari pusat. Perbandingan panjang tali busur pertama dan kedua adalah…
A. \(5:12\)
B. \(10:13\)
C. \(12:5\)
D. \(13:5\)
E. \(24:5\)
Tali busur pertama:
$$\displaystyle \frac{c_1}{2}=\sqrt{13^2-5^2}=12$$
$$\displaystyle c_1=24$$
Tali busur kedua:
$$\displaystyle \frac{c_2}{2}=\sqrt{13^2-12^2}=5$$
$$\displaystyle c_2=10$$
Maka
$$\displaystyle c_1:c_2=24:10=12:5$$
Jawaban: C.
Soal 7
Sebuah lingkaran berjari-jari \(15\) cm mempunyai busur dengan sudut pusat \(96^\circ\). Panjang busur tersebut adalah…
A. \(6\pi\) cm
B. \(8\pi\) cm
C. \(10\pi\) cm
D. \(12\pi\) cm
E. \(16\pi\) cm
$$\displaystyle s=\frac{96^\circ}{360^\circ}(2\pi)(15)$$
$$\displaystyle s=8\pi\text{ cm}$$
Jawaban: B.
Soal 8
Sebuah juring berjari-jari \(12\) cm mempunyai sudut pusat \(150^\circ\). Luas juring tersebut adalah…
A. \(48\pi\text{ cm}^2\)
B. \(54\pi\text{ cm}^2\)
C. \(60\pi\text{ cm}^2\)
D. \(72\pi\text{ cm}^2\)
E. \(90\pi\text{ cm}^2\)
$$\displaystyle L=\frac{150^\circ}{360^\circ}\pi(12)^2$$
$$\displaystyle L=60\pi\text{ cm}^2$$
Jawaban: C.
Soal 9
Sebuah juring mempunyai luas \(54\pi\text{ cm}^2\) dan panjang busur \(9\pi\) cm. Jari-jari lingkaran tersebut adalah…
A. \(6\) cm
B. \(9\) cm
C. \(10\) cm
D. \(12\) cm
E. \(18\) cm
$$\displaystyle L=\frac12rs$$
$$\displaystyle 54\pi=\frac12r(9\pi)$$
$$\displaystyle 108=9r$$
$$\displaystyle r=12$$
Jawaban: D.
Soal 10
Sebuah tembereng kecil terbentuk pada lingkaran berjari-jari \(8\) cm dengan sudut pusat \(90^\circ\). Luas tembereng tersebut adalah…
A. \(8\pi-16\text{ cm}^2\)
B. \(16\pi-16\text{ cm}^2\)
C. \(16\pi-32\text{ cm}^2\)
D. \(32\pi-16\text{ cm}^2\)
E. \(32\pi-32\text{ cm}^2\)
Luas juring:
$$\displaystyle L_j=\frac14\pi(8)^2=16\pi$$
Luas segitiga pusat:
$$\displaystyle L_\triangle=\frac12(8)(8)=32$$
Maka
$$\displaystyle L_{\text{tembereng}}=16\pi-32$$
Jawaban: C.
20. Latihan Pilihan Ganda: Level Menengah-Sukar
Soal 11
\(AC\) adalah diameter. Titik \(B\) berada pada salah satu setengah lingkaran dan ukuran busur \(AB:BC=2:3\). Besar \(\angle BAC\) adalah…
A. \(36^\circ\)
B. \(45^\circ\)
C. \(54^\circ\)
D. \(60^\circ\)
E. \(72^\circ\)
Karena \(AC\) diameter, busur \(ABC\) berukuran \(180^\circ\).
Misalkan busur \(AB=2x\) dan \(BC=3x\).
$$\displaystyle 5x=180^\circ$$
$$\displaystyle x=36^\circ$$
Busur \(BC\) berukuran
$$\displaystyle 3x=108^\circ$$
\(\angle BAC\) menghadap busur \(BC\).
$$\displaystyle \angle BAC=\frac12(108^\circ)=54^\circ$$
Jawaban: C.
Soal 12
Dua sudut keliling \(\angle ACB=(3x-4)^\circ\) dan \(\angle ADB=(2x+11)^\circ\) menghadap busur \(AB\) yang sama. Besar kedua sudut tersebut adalah…
A. \(35^\circ\)
B. \(39^\circ\)
C. \(41^\circ\)
D. \(45^\circ\)
E. \(49^\circ\)
$$\displaystyle 3x-4=2x+11$$
$$\displaystyle x=15$$
Maka
$$\displaystyle 3(15)-4=41^\circ$$
Jawaban: C.
Soal 13
Dua tali busur pada lingkaran berjari-jari \(13\) cm masing-masing berjarak \(5\) cm dan \(12\) cm dari pusat. Selisih panjang kedua tali busur adalah…
A. \(10\) cm
B. \(12\) cm
C. \(14\) cm
D. \(16\) cm
E. \(18\) cm
$$\displaystyle c_1=2\sqrt{13^2-5^2}=24$$
$$\displaystyle c_2=2\sqrt{13^2-12^2}=10$$
$$\displaystyle c_1-c_2=14\text{ cm}$$
Jawaban: C.
Soal 14
Sebuah tali busur panjangnya \(24\) cm pada lingkaran berjari-jari \(13\) cm. Jarak tali busur tersebut dari pusat lingkaran adalah…
A. \(4\) cm
B. \(5\) cm
C. \(6\) cm
D. \(7\) cm
E. \(8\) cm
Setengah tali busur adalah \(12\) cm.
$$\displaystyle a^2+12^2=13^2$$
$$\displaystyle a^2=25$$
$$\displaystyle a=5$$
Jawaban: B.
Soal 15
Apotema sebuah tali busur adalah \(6\) cm. Jika panjang tali busur tersebut \(16\) cm, jari-jari lingkaran adalah…
A. \(8\) cm
B. \(9\) cm
C. \(10\) cm
D. \(12\) cm
E. \(14\) cm
Setengah tali busur adalah \(8\) cm.
$$\displaystyle r^2=6^2+8^2$$
$$\displaystyle r^2=100$$
$$\displaystyle r=10$$
Jawaban: C.
Soal 16
Pada segiempat siklik \(ABCD\), diketahui \(\angle A=(3x+15)^\circ\) dan \(\angle C=(5x-3)^\circ\). Nilai \(x\) adalah…
A. \(18\)
B. \(20\)
C. \(21\)
D. \(22\)
E. \(24\)
$$\displaystyle (3x+15)+(5x-3)=180$$
$$\displaystyle 8x+12=180$$
$$\displaystyle x=21$$
Jawaban: C.
Soal 17
Dua juring mempunyai luas yang sama. Juring pertama berjari-jari \(6\) cm dengan sudut pusat \(135^\circ\). Juring kedua berjari-jari \(9\) cm. Sudut pusat juring kedua adalah…
A. \(45^\circ\)
B. \(60^\circ\)
C. \(72^\circ\)
D. \(90^\circ\)
E. \(120^\circ\)
Karena luas kedua juring sama,
$$\displaystyle \theta_1r_1^2=\theta_2r_2^2$$
$$\displaystyle 135(6^2)=\theta_2(9^2)$$
$$\displaystyle 4860=81\theta_2$$
$$\displaystyle \theta_2=60^\circ$$
Jawaban: B.
Soal 18
Dua lingkaran sepusat berjari-jari \(10\) cm dan \(6\) cm membentuk juring cincin dengan sudut pusat \(90^\circ\). Luas juring cincin tersebut adalah…
A. \(8\pi\text{ cm}^2\)
B. \(12\pi\text{ cm}^2\)
C. \(16\pi\text{ cm}^2\)
D. \(24\pi\text{ cm}^2\)
E. \(32\pi\text{ cm}^2\)
$$\displaystyle L=\frac{90^\circ}{360^\circ}\pi(10^2-6^2)$$
$$\displaystyle L=\frac14\pi(64)$$
$$\displaystyle L=16\pi$$
Jawaban: C.
Soal 19
Sebuah setengah lingkaran besar berdiameter \(30\) cm. Pada diameternya dibuat dua setengah lingkaran kecil berdampingan dengan diameter \(12\) cm dan \(18\) cm. Luas daerah di dalam setengah lingkaran besar tetapi di luar kedua setengah lingkaran kecil adalah…
A. \(45\pi\text{ cm}^2\)
B. \(48\pi\text{ cm}^2\)
C. \(54\pi\text{ cm}^2\)
D. \(60\pi\text{ cm}^2\)
E. \(72\pi\text{ cm}^2\)
Luas setengah lingkaran dengan diameter \(d\) adalah \(\frac{\pi d^2}{8}\).
$$\displaystyle L=\frac{\pi}{8}(30^2-12^2-18^2)$$
$$\displaystyle L=\frac{\pi}{8}(900-144-324)$$
$$\displaystyle L=54\pi$$
Jawaban: C.
Soal 20
Jarum menit sebuah jam panjangnya \(12\) cm. Panjang lintasan ujung jarum selama \(20\) menit adalah…
A. \(4\pi\) cm
B. \(6\pi\) cm
C. \(8\pi\) cm
D. \(10\pi\) cm
E. \(12\pi\) cm
Dua puluh menit adalah \(\frac13\) putaran.
$$\displaystyle s=\frac13(2\pi)(12)$$
$$\displaystyle s=8\pi\text{ cm}$$
Jawaban: C.
21. Latihan GSPL, GSPD, dan Apotema
Soal 21
Dua lingkaran mempunyai jari-jari \(9\) cm dan \(4\) cm. Jika jarak kedua pusatnya \(13\) cm, panjang garis singgung persekutuan luarnya adalah…
A. \(8\) cm
B. \(10\) cm
C. \(12\) cm
D. \(13\) cm
E. \(15\) cm
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{13^2-(9-4)^2}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{169-25}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=12\text{ cm}$$
Jawaban: C.
Soal 22
Dua lingkaran mempunyai jari-jari \(7\) cm dan \(5\) cm dengan jarak antarpusat \(13\) cm. Panjang garis singgung persekutuan dalamnya adalah…
A. \(3\) cm
B. \(4\) cm
C. \(5\) cm
D. \(7\) cm
E. \(12\) cm
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{13^2-(7+5)^2}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{169-144}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=5\text{ cm}$$
Jawaban: C.
Soal 23
Dua lingkaran berjari-jari \(9\) cm dan \(4\) cm mempunyai GSPL sepanjang \(12\) cm. Jarak kedua pusat lingkaran adalah…
A. \(11\) cm
B. \(12\) cm
C. \(13\) cm
D. \(14\) cm
E. \(17\) cm
$$\displaystyle 12^2=d^2-(9-4)^2$$
$$\displaystyle 144=d^2-25$$
$$\displaystyle d^2=169$$
$$\displaystyle d=13$$
Jawaban: C.
Soal 24
Dua lingkaran berjari-jari \(7\) cm dan \(1\) cm mempunyai GSPD sepanjang \(15\) cm. Jarak kedua pusatnya adalah…
A. \(15\) cm
B. \(16\) cm
C. \(17\) cm
D. \(18\) cm
E. \(20\) cm
$$\displaystyle 15^2=d^2-(7+1)^2$$
$$\displaystyle 225=d^2-64$$
$$\displaystyle d^2=289$$
$$\displaystyle d=17$$
Jawaban: C.
Soal 25
Dua lingkaran berjari-jari \(6\) cm dan \(2\) cm berjarak \(10\) cm. Pasangan panjang GSPL dan GSPD yang benar adalah…
A. \(2\sqrt{21}\) cm dan \(6\) cm
B. \(6\) cm dan \(2\sqrt{21}\) cm
C. \(8\) cm dan \(6\) cm
D. \(4\sqrt5\) cm dan \(8\) cm
E. \(10\) cm dan \(6\) cm
GSPL:
$$\displaystyle \sqrt{10^2-(6-2)^2}$$
$$\displaystyle =\sqrt{84}$$
$$\displaystyle =2\sqrt{21}$$
GSPD:
$$\displaystyle \sqrt{10^2-(6+2)^2}$$
$$\displaystyle =\sqrt{36}$$
$$\displaystyle =6$$
Jawaban: A.
Soal 26
Dua lingkaran berjari-jari \(8\) cm dan \(7\) cm mempunyai jarak antarpusat \(17\) cm. Panjang GSPD adalah…
A. \(6\) cm
B. \(8\) cm
C. \(10\) cm
D. \(12\) cm
E. \(15\) cm
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{17^2-(8+7)^2}$$
$$\displaystyle =\sqrt{289-225}$$
$$\displaystyle =8\text{ cm}$$
Jawaban: B.
Soal 27
Sudut pusat \(\angle AOB=(5x-10)^\circ\) dan sudut keliling \(\angle ACB=(2x+5)^\circ\) menghadap busur yang sama. Besar \(\angle AOB\) adalah…
A. \(70^\circ\)
B. \(80^\circ\)
C. \(90^\circ\)
D. \(100^\circ\)
E. \(110^\circ\)
$$\displaystyle 5x-10=2(2x+5)$$
$$\displaystyle 5x-10=4x+10$$
$$\displaystyle x=20$$
Maka
$$\displaystyle \angle AOB=5(20)-10$$
$$\displaystyle \angle AOB=90^\circ$$
Jawaban: C.
Soal 28
Pada lingkaran berjari-jari \(10\) cm, apotema terhadap tali busur \(AB\) adalah \(5\) cm. Sudut pusat yang menghadap tali busur tersebut adalah…
A. \(60^\circ\)
B. \(90^\circ\)
C. \(100^\circ\)
D. \(120^\circ\)
E. \(150^\circ\)
Pada segitiga siku-siku \(OMA\),
$$\displaystyle \cos\angle AOM=\frac{OM}{OA}$$
$$\displaystyle \cos\angle AOM=\frac{5}{10}=\frac12$$
$$\displaystyle \angle AOM=60^\circ$$
Apotema membagi sudut pusat menjadi dua sama besar.
$$\displaystyle \angle AOB=2(60^\circ)$$
$$\displaystyle \angle AOB=120^\circ$$
Jawaban: D.
Soal 29
Panjang sebuah tali busur sama dengan jari-jari lingkaran, yaitu \(r\). Panjang apotema terhadap tali busur tersebut adalah…
A. \(\frac12r\)
B. \(\frac{\sqrt2}{2}r\)
C. \(\frac{\sqrt3}{2}r\)
D. \(\sqrt2r\)
E. \(\sqrt3r\)
Setengah tali busur adalah \(\frac12r\).
$$\displaystyle a^2+\left(\frac r2\right)^2=r^2$$
$$\displaystyle a^2=\frac34r^2$$
$$\displaystyle a=\frac{\sqrt3}{2}r$$
Jawaban: C.
Soal 30
Sebuah lingkaran berjari-jari \(6\) cm mempunyai tali busur yang menghadap sudut pusat \(120^\circ\). Luas segitiga yang dibentuk oleh dua jari-jari dan tali busur tersebut adalah…
A. \(6\sqrt3\text{ cm}^2\)
B. \(9\sqrt3\text{ cm}^2\)
C. \(12\sqrt3\text{ cm}^2\)
D. \(18\sqrt3\text{ cm}^2\)
E. \(36\sqrt3\text{ cm}^2\)
$$\displaystyle L=\frac12(6)(6)\sin120^\circ$$
$$\displaystyle L=18\left(\frac{\sqrt3}{2}\right)$$
$$\displaystyle L=9\sqrt3$$
Jawaban: B.
22. Latihan HOTS Model TKA
Soal 31
Empat titik \(A,B,C,D\) terletak berurutan pada sebuah lingkaran. Ukuran busur \(AB=2x^\circ\), \(BC=3x^\circ\), \(CD=4x^\circ\), dan \(DA=3x^\circ\). Nilai \(\angle ACB+\angle CAD\) adalah…
A. \(60^\circ\)
B. \(75^\circ\)
C. \(90^\circ\)
D. \(105^\circ\)
E. \(120^\circ\)
$$\displaystyle 2x+3x+4x+3x=360^\circ$$
$$\displaystyle 12x=360^\circ$$
$$\displaystyle x=30^\circ$$
Busur \(AB=60^\circ\), maka
$$\displaystyle \angle ACB=30^\circ$$
Busur \(CD=120^\circ\), maka
$$\displaystyle \angle CAD=60^\circ$$
Jadi
$$\displaystyle \angle ACB+\angle CAD=90^\circ$$
Jawaban: C.
Soal 32
Sebuah segi enam beraturan terinskripsi pada lingkaran berjari-jari \(8\) cm. Apotema dari pusat lingkaran ke salah satu sisi segi enam adalah…
A. \(2\sqrt3\) cm
B. \(4\) cm
C. \(4\sqrt3\) cm
D. \(6\sqrt3\) cm
E. \(8\sqrt3\) cm
Sudut pusat tiap sisi adalah
$$\displaystyle \frac{360^\circ}{6}=60^\circ$$
Apotema membagi sudut tersebut menjadi \(30^\circ\).
$$\displaystyle a=8\cos30^\circ$$
$$\displaystyle a=4\sqrt3\text{ cm}$$
Jawaban: C.
Soal 33
Sebuah penyiram air berjari-jari jangkauan \(18\) m menyapu sektor pertama dari arah \(0^\circ\) sampai \(120^\circ\), lalu sektor kedua dari \(90^\circ\) sampai \(170^\circ\). Luas daerah yang terkena air tepat satu kali adalah…
A. \(99\pi\text{ m}^2\)
B. \(117\pi\text{ m}^2\)
C. \(126\pi\text{ m}^2\)
D. \(153\pi\text{ m}^2\)
E. \(180\pi\text{ m}^2\)
Sektor pertama berukuran \(120^\circ\), sektor kedua \(80^\circ\).
Tumpang tindih terjadi dari \(90^\circ\) sampai \(120^\circ\), yaitu \(30^\circ\).
Daerah yang terkena tepat satu kali mempunyai total sudut
$$\displaystyle 120^\circ+80^\circ-2(30^\circ)$$
$$\displaystyle =140^\circ$$
Luasnya
$$\displaystyle L=\frac{140^\circ}{360^\circ}\pi(18)^2$$
$$\displaystyle L=126\pi\text{ m}^2$$
Jawaban: C.
Soal 34
Jarum menit sebuah jam panjangnya \(14\) cm bergerak dari pukul 08.10 sampai 08.45. Panjang lintasan ujung jarum adalah…
A. \(\frac{35\pi}{3}\) cm
B. \(14\pi\) cm
C. \(\frac{49\pi}{3}\) cm
D. \(21\pi\) cm
E. \(\frac{70\pi}{3}\) cm
Waktu yang berlalu adalah \(35\) menit.
$$\displaystyle \theta=\frac{35}{60}(360^\circ)$$
$$\displaystyle \theta=210^\circ$$
Panjang lintasan:
$$\displaystyle s=\frac{210^\circ}{360^\circ}(28\pi)$$
$$\displaystyle s=\frac{49\pi}{3}\text{ cm}$$
Jawaban: C.
Soal 35
Sebuah juring mempunyai luas \(48\text{ cm}^2\) dan keliling \(28\) cm. Ternyata terdapat dua nilai jari-jari yang memenuhi kondisi tersebut. Jumlah kedua nilai jari-jari adalah…
A. \(12\) cm
B. \(13\) cm
C. \(14\) cm
D. \(15\) cm
E. \(16\) cm
Misalkan panjang busur \(s\).
$$\displaystyle 48=\frac12rs$$
$$\displaystyle rs=96$$
Keliling juring:
$$\displaystyle 2r+s=28$$
$$\displaystyle s=28-2r$$
Substitusi:
$$\displaystyle r(28-2r)=96$$
$$\displaystyle r^2-14r+48=0$$
$$\displaystyle (r-6)(r-8)=0$$
Diperoleh \(r=6\) cm atau \(r=8\) cm.
$$\displaystyle 6+8=14$$
Jawaban: C.
Soal 36
Sebuah juring mempunyai luas \(72\text{ cm}^2\) dan keliling \(34\) cm. Jumlah seluruh nilai jari-jari yang mungkin adalah…
A. \(15\) cm
B. \(16\) cm
C. \(17\) cm
D. \(18\) cm
E. \(20\) cm
$$\displaystyle 72=\frac12rs$$
$$\displaystyle rs=144$$
Dari keliling:
$$\displaystyle s=34-2r$$
Maka
$$\displaystyle r(34-2r)=144$$
$$\displaystyle r^2-17r+72=0$$
$$\displaystyle (r-8)(r-9)=0$$
Jadi
$$\displaystyle 8+9=17$$
Jawaban: C.
Soal 37
Sebuah lingkaran berjari-jari \(10\) cm mempunyai tali busur yang menghadap sudut pusat \(120^\circ\). Luas tembereng kecilnya adalah…
A. \(\frac{100\pi}{3}-20\sqrt3\text{ cm}^2\)
B. \(\frac{100\pi}{3}-25\sqrt3\text{ cm}^2\)
C. \(50\pi-25\sqrt3\text{ cm}^2\)
D. \(50\pi-50\sqrt3\text{ cm}^2\)
E. \(\frac{200\pi}{3}-25\sqrt3\text{ cm}^2\)
Luas juring:
$$\displaystyle L_j=\frac{120^\circ}{360^\circ}\pi(10)^2$$
$$\displaystyle L_j=\frac{100\pi}{3}$$
Luas segitiga pusat:
$$\displaystyle L_\triangle=\frac12(10)(10)\sin120^\circ$$
$$\displaystyle L_\triangle=25\sqrt3$$
Maka
$$\displaystyle L_{\text{tembereng}}=\frac{100\pi}{3}-25\sqrt3$$
Jawaban: B.
Soal 38
Pada lingkaran berjari-jari \(10\) cm, panjang tali busur \(AB=10\sqrt3\) cm. Luas tembereng kecil yang dibatasi tali busur tersebut adalah…
A. \(25\pi-25\sqrt3\text{ cm}^2\)
B. \(\frac{100\pi}{3}-25\sqrt3\text{ cm}^2\)
C. \(\frac{100\pi}{3}-50\sqrt3\text{ cm}^2\)
D. \(50\pi-25\sqrt3\text{ cm}^2\)
E. \(100\pi-25\sqrt3\text{ cm}^2\)
Setengah tali busur adalah \(5\sqrt3\).
$$\displaystyle a=\sqrt{10^2-(5\sqrt3)^2}$$
$$\displaystyle a=5$$
Karena
$$\displaystyle \cos\frac{\theta}{2}=\frac{5}{10}=\frac12$$
maka
$$\displaystyle \theta=120^\circ$$
Luas tembereng:
$$\displaystyle L_{\text{tembereng}}=\frac{100\pi}{3}-25\sqrt3$$
Jawaban: B.
Soal 39
Dua tali busur sejajar pada lingkaran berjari-jari \(5\) cm berjarak masing-masing \(3\) cm dan \(4\) cm dari pusat. Jumlah panjang kedua tali busur adalah…
A. \(10\) cm
B. \(12\) cm
C. \(14\) cm
D. \(16\) cm
E. \(18\) cm
Tali busur pertama:
$$\displaystyle c_1=2\sqrt{5^2-3^2}$$
$$\displaystyle c_1=8$$
Tali busur kedua:
$$\displaystyle c_2=2\sqrt{5^2-4^2}$$
$$\displaystyle c_2=6$$
Jumlahnya
$$\displaystyle 8+6=14\text{ cm}$$
Jawaban: C.
Soal 40
Titik \(A,B,C,D\) terletak berurutan pada sebuah lingkaran. Ukuran busur \(AB=(x+20)^\circ\), \(BC=2x^\circ\), \(CD=(x+40)^\circ\), dan \(DA=2x^\circ\). Nilai \(\angle ACB+\angle CBD\) adalah…
A. \(70^\circ\)
B. \(75^\circ\)
C. \(80^\circ\)
D. \(85^\circ\)
E. \(90^\circ\)
$$\displaystyle (x+20)+2x+(x+40)+2x=360$$
$$\displaystyle 6x+60=360$$
$$\displaystyle x=50$$
Maka busur \(AB=70^\circ\) dan busur \(CD=90^\circ\).
$$\displaystyle \angle ACB=\frac12(70^\circ)=35^\circ$$
$$\displaystyle \angle CBD=\frac12(90^\circ)=45^\circ$$
$$\displaystyle 35^\circ+45^\circ=80^\circ$$
Jawaban: C.
23. Latihan HOTS Tingkat Lanjut
Soal 41
Dua lingkaran berjarak pusat \(25\) cm. Jari-jari lingkaran besar \(11\) cm dan panjang GSPL \(24\) cm. Jari-jari lingkaran kecil adalah…
A. \(2\) cm
B. \(3\) cm
C. \(4\) cm
D. \(5\) cm
E. \(7\) cm
$$\displaystyle 24^2=25^2-(11-r)^2$$
$$\displaystyle 576=625-(11-r)^2$$
$$\displaystyle (11-r)^2=49$$
Karena \(r<11\),
$$\displaystyle 11-r=7$$
$$\displaystyle r=4$$
Jawaban: C.
Soal 42
Dua lingkaran berjarak pusat \(25\) cm. Jari-jari lingkaran besar \(11\) cm dan panjang GSPD \(20\) cm. Jari-jari lingkaran kecil adalah…
A. \(2\) cm
B. \(3\) cm
C. \(4\) cm
D. \(5\) cm
E. \(6\) cm
$$\displaystyle 20^2=25^2-(11+r)^2$$
$$\displaystyle 400=625-(11+r)^2$$
$$\displaystyle (11+r)^2=225$$
$$\displaystyle 11+r=15$$
$$\displaystyle r=4$$
Jawaban: C.
Soal 43
Dua lingkaran mempunyai jarak pusat \(25\) cm. Panjang GSPL-nya \(24\) cm dan GSPD-nya \(20\) cm. Jari-jari kedua lingkaran adalah…
A. \(10\) cm dan \(3\) cm
B. \(10\) cm dan \(5\) cm
C. \(11\) cm dan \(4\) cm
D. \(12\) cm dan \(3\) cm
E. \(12\) cm dan \(5\) cm
Dari GSPL:
$$\displaystyle 24^2=25^2-(R-r)^2$$
$$\displaystyle R-r=7$$
Dari GSPD:
$$\displaystyle 20^2=25^2-(R+r)^2$$
$$\displaystyle R+r=15$$
Jumlahkan kedua persamaan.
$$\displaystyle 2R=22$$
$$\displaystyle R=11$$
$$\displaystyle r=4$$
Jawaban: C.
Soal 44
Dua roda berjari-jari \(11\) cm dan \(4\) cm mempunyai jarak pusat \(25\) cm. Sebuah sabuk terbuka memiliki dua bagian lurus yang masing-masing merupakan GSPL. Total panjang kedua bagian lurus sabuk adalah…
A. \(40\) cm
B. \(44\) cm
C. \(48\) cm
D. \(50\) cm
E. \(52\) cm
Satu bagian lurus:
$$\displaystyle \sqrt{25^2-(11-4)^2}$$
$$\displaystyle =\sqrt{625-49}$$
$$\displaystyle =24$$
Ada dua bagian lurus.
$$\displaystyle 2(24)=48\text{ cm}$$
Jawaban: C.
Soal 45
Dua lingkaran mempunyai jari-jari \(8\) cm dan \(5\) cm serta jarak pusat \(12\) cm. Pernyataan yang benar adalah…
A. GSPL dan GSPD keduanya tidak ada
B. GSPL tidak ada, tetapi GSPD ada
C. GSPL ada, tetapi GSPD tidak ada
D. GSPL dan GSPD keduanya ada dengan panjang positif
E. kedua lingkaran bersinggungan luar
Selisih jari-jari:
$$\displaystyle |8-5|=3$$
Jumlah jari-jari:
$$\displaystyle 8+5=13$$
Diketahui
$$\displaystyle 3<12<13$$
Artinya kedua lingkaran berpotongan di dua titik.
GSPL masih ada karena
$$\displaystyle d>|R-r|$$
tetapi GSPD tidak ada karena diperlukan
$$\displaystyle d\ge R+r$$
Jadi GSPL ada, tetapi GSPD tidak ada.
Jawaban: C.
Soal 46
Sebuah juring cincin mempunyai jari-jari luar \(15\) cm, jari-jari dalam \(9\) cm, dan sudut pusat \(120^\circ\). Keliling daerah juring cincin tersebut adalah…
A. \(12+10\pi\) cm
B. \(12+12\pi\) cm
C. \(12+16\pi\) cm
D. \(18+16\pi\) cm
E. \(24+16\pi\) cm
Busur luar:
$$\displaystyle \frac{120^\circ}{360^\circ}(2\pi)(15)=10\pi$$
Busur dalam:
$$\displaystyle \frac{120^\circ}{360^\circ}(2\pi)(9)=6\pi$$
Dua sisi radial masing-masing
$$\displaystyle 15-9=6$$
Kelilingnya
$$\displaystyle K=10\pi+6\pi+6+6$$
$$\displaystyle K=12+16\pi$$
Jawaban: C.
Soal 47
Sebuah lingkaran berjari-jari \(12\) cm mempunyai tali busur yang menghadap sudut pusat \(120^\circ\). Keliling tembereng kecil, yaitu panjang busur kecil ditambah panjang tali busur, adalah…
A. \(8\pi+6\sqrt3\) cm
B. \(8\pi+12\sqrt3\) cm
C. \(12\pi+8\sqrt3\) cm
D. \(12\pi+12\sqrt3\) cm
E. \(16\pi+12\sqrt3\) cm
Panjang busur:
$$\displaystyle s=\frac{120^\circ}{360^\circ}(24\pi)$$
$$\displaystyle s=8\pi$$
Panjang tali busur:
$$\displaystyle c=2(12)\sin60^\circ$$
$$\displaystyle c=12\sqrt3$$
Jadi keliling tembereng
$$\displaystyle 8\pi+12\sqrt3$$
Jawaban: B.
Soal 48
Pada lingkaran berjari-jari \(12\) cm, sebuah tali busur menghadap sudut pusat \(120^\circ\). Luas tembereng kecilnya adalah…
A. \(24\pi-18\sqrt3\text{ cm}^2\)
B. \(36\pi-18\sqrt3\text{ cm}^2\)
C. \(48\pi-18\sqrt3\text{ cm}^2\)
D. \(48\pi-36\sqrt3\text{ cm}^2\)
E. \(72\pi-36\sqrt3\text{ cm}^2\)
Luas juring:
$$\displaystyle L_j=\frac13\pi(12)^2$$
$$\displaystyle L_j=48\pi$$
Luas segitiga pusat:
$$\displaystyle L_\triangle=\frac12(12)(12)\sin120^\circ$$
$$\displaystyle L_\triangle=36\sqrt3$$
Maka
$$\displaystyle L_{\text{tembereng}}=48\pi-36\sqrt3$$
Jawaban: D.
Soal 49
Pada sebuah lingkaran, tali busur \(AB\) dan \(CD\) sama panjang. Titik \(A,B,C,D\) berurutan pada lingkaran. Ukuran busur kecil \(AB=70^\circ\), sedangkan busur \(BC\) dan \(DA\) mempunyai perbandingan \(3:2\). Besar \(\angle BAD\) adalah…
A. \(91^\circ\)
B. \(96^\circ\)
C. \(101^\circ\)
D. \(106^\circ\)
E. \(110^\circ\)
Tali busur yang sama panjang menghadap busur kecil yang sama ukurannya.
$$\displaystyle m\widehat{CD}=70^\circ$$
Sisa busur untuk \(BC\) dan \(DA\):
$$\displaystyle 360^\circ-70^\circ-70^\circ=220^\circ$$
Dengan perbandingan \(3:2\),
$$\displaystyle m\widehat{BC}=\frac35(220^\circ)=132^\circ$$
$$\displaystyle m\widehat{DA}=88^\circ$$
\(\angle BAD\) menghadap busur \(BCD\).
$$\displaystyle m\widehat{BCD}=132^\circ+70^\circ$$
$$\displaystyle m\widehat{BCD}=202^\circ$$
$$\displaystyle \angle BAD=\frac12(202^\circ)$$
$$\displaystyle \angle BAD=101^\circ$$
Jawaban: C.
Soal 50
Dua lingkaran berjari-jari \(9\) cm dan \(4\) cm bersinggungan luar. Pasangan panjang GSPL dan GSPD antar kedua lingkaran adalah…
A. \(10\) cm dan \(3\) cm
B. \(12\) cm dan \(0\) cm
C. \(12\) cm dan \(5\) cm
D. \(13\) cm dan \(0\) cm
E. \(13\) cm dan \(12\) cm
Karena kedua lingkaran bersinggungan luar,
$$\displaystyle d=9+4=13$$
GSPL:
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{13^2-(9-4)^2}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{169-25}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=12$$
GSPD:
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{13^2-(9+4)^2}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=0$$
Jawaban: B.
24. Soal Uraian dan Pembahasan
Soal 51
Sebuah lingkaran berjari-jari \(13\) cm mempunyai tali busur \(AB=10\) cm. Titik \(M\) merupakan kaki apotema dari pusat \(O\) ke \(AB\). Tentukan panjang \(AM\), panjang \(OM\), dan luas segitiga \(OAB\).
Apotema membagi tali busur menjadi dua bagian sama panjang.
$$\displaystyle AM=\frac{10}{2}$$
$$\displaystyle AM=5\text{ cm}$$
Segitiga \(OMA\) siku-siku.
$$\displaystyle OM^2+5^2=13^2$$
$$\displaystyle OM=12\text{ cm}$$
Luas segitiga \(OAB\) menggunakan \(AB\) sebagai alas dan \(OM\) sebagai tinggi.
$$\displaystyle L=\frac12(10)(12)$$
$$\displaystyle L=60\text{ cm}^2$$
Soal 52
Sebuah lingkaran berjari-jari \(10\) cm mempunyai tali busur \(AB\) dengan apotema \(5\) cm. Tentukan panjang tali busur \(AB\), sudut pusat \(\angle AOB\), panjang busur kecil \(AB\), dan luas juring \(AOB\).
Setengah tali busur:
$$\displaystyle AM=\sqrt{10^2-5^2}$$
$$\displaystyle AM=5\sqrt3$$
Maka
$$\displaystyle AB=10\sqrt3\text{ cm}$$
Untuk sudut pusat:
$$\displaystyle \cos\angle AOM=\frac{5}{10}=\frac12$$
$$\displaystyle \angle AOM=60^\circ$$
$$\displaystyle \angle AOB=120^\circ$$
Panjang busur kecil:
$$\displaystyle s=\frac{120^\circ}{360^\circ}(20\pi)$$
$$\displaystyle s=\frac{20\pi}{3}\text{ cm}$$
Luas juring:
$$\displaystyle L=\frac{120^\circ}{360^\circ}(100\pi)$$
$$\displaystyle L=\frac{100\pi}{3}\text{ cm}^2$$
Soal 53
Dua lingkaran mempunyai jari-jari \(9\) cm dan \(4\) cm dengan jarak antarpusat \(13\) cm. Tentukan panjang GSPL dan jelaskan mengapa pada rumus GSPL muncul \(R-r\).
Pada GSPL, kedua jari-jari menuju titik singgung berada pada sisi yang sama. Setelah dibuat garis bantu sejajar garis singgung, sisi tegak segitiga bantu adalah selisih kedua jari-jari.
$$\displaystyle R-r=9-4$$
$$\displaystyle R-r=5$$
Jarak antarpusat menjadi sisi miring.
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}^2+5^2=13^2$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}^2=144$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=12\text{ cm}$$
Jadi \(R-r\) muncul karena yang tersisa pada arah tegak adalah selisih panjang kedua jari-jari.
Soal 54
Dua lingkaran berjari-jari \(7\) cm dan \(5\) cm mempunyai jarak pusat \(13\) cm. Tentukan panjang GSPD dan jelaskan mengapa rumus GSPD menggunakan \(R+r\).
Pada GSPD, dua jari-jari menuju titik singgung terletak pada sisi berlawanan sehingga panjang keduanya dijumlahkan.
$$\displaystyle R+r=7+5$$
$$\displaystyle R+r=12$$
Teorema Pythagoras:
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}^2+12^2=13^2$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}^2=25$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=5\text{ cm}$$
Jadi \(R+r\) muncul karena jarak tegak pada segitiga bantu mencakup kedua jari-jari.
Soal 55
Dua lingkaran berjari-jari \(11\) cm dan \(4\) cm mempunyai jarak pusat \(25\) cm. Tentukan GSPL, GSPD, dan jelaskan secara geometris mengapa GSPL lebih panjang daripada GSPD.
GSPL:
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{25^2-(11-4)^2}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{625-49}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=24\text{ cm}$$
GSPD:
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{25^2-(11+4)^2}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{625-225}$$
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=20\text{ cm}$$
Pada kedua segitiga siku-siku, sisi miring sama-sama \(25\) cm. Namun sisi tegak GSPD adalah \(15\) cm, sedangkan sisi tegak GSPL hanya \(7\) cm.
Dengan sisi miring tetap, kaki segitiga yang lain akan lebih pendek jika salah satu kaki diperbesar. Karena itu GSPD lebih pendek daripada GSPL.
Soal 56
Titik \(A,B,C,D\) terletak berurutan pada sebuah lingkaran. Diketahui ukuran busur \(AB=80^\circ\), \(BC=100^\circ\), \(CD=70^\circ\), dan \(DA=110^\circ\). Tentukan \(\angle ACB\), \(\angle BAD\), \(\angle ABC\), dan tunjukkan bahwa sifat sudut berhadapan segiempat siklik terpenuhi.
\(\angle ACB\) menghadap busur \(AB\).
$$\displaystyle \angle ACB=\frac12(80^\circ)$$
$$\displaystyle \angle ACB=40^\circ$$
\(\angle BAD\) menghadap busur \(BCD\).
$$\displaystyle m\widehat{BCD}=100^\circ+70^\circ$$
$$\displaystyle m\widehat{BCD}=170^\circ$$
$$\displaystyle \angle BAD=85^\circ$$
\(\angle ABC\) menghadap busur \(ADC\).
$$\displaystyle m\widehat{ADC}=110^\circ+70^\circ$$
$$\displaystyle m\widehat{ADC}=180^\circ$$
$$\displaystyle \angle ABC=90^\circ$$
Sudut \(ADC\) menghadap busur \(ABC\).
$$\displaystyle m\widehat{ABC}=80^\circ+100^\circ$$
$$\displaystyle m\widehat{ABC}=180^\circ$$
$$\displaystyle \angle ADC=90^\circ$$
Maka
$$\displaystyle \angle ABC+\angle ADC=180^\circ$$
Sifat segiempat siklik terpenuhi.
Soal 57
Sebuah lingkaran berjari-jari \(18\) cm mempunyai juring seluas \(81\pi\text{ cm}^2\). Tentukan sudut pusat juring, panjang busurnya, dan keliling juring.
Sudut pusat:
$$\displaystyle 81\pi=\frac{\theta}{360^\circ}\pi(18)^2$$
$$\displaystyle 81=\frac{\theta}{360}(324)$$
$$\displaystyle \theta=90^\circ$$
Panjang busur:
$$\displaystyle s=\frac{90^\circ}{360^\circ}(36\pi)$$
$$\displaystyle s=9\pi\text{ cm}$$
Keliling juring:
$$\displaystyle K=18+18+9\pi$$
$$\displaystyle K=36+9\pi\text{ cm}$$
Soal 58
Sebuah juring cincin mempunyai jari-jari luar \(18\) cm, jari-jari dalam \(12\) cm, dan sudut pusat \(150^\circ\). Tentukan luas juring cincin, panjang busur luar, panjang busur dalam, dan kelilingnya.
Luas juring cincin:
$$\displaystyle L=\frac{150^\circ}{360^\circ}\pi(18^2-12^2)$$
$$\displaystyle L=\frac{5}{12}\pi(180)$$
$$\displaystyle L=75\pi\text{ cm}^2$$
Busur luar:
$$\displaystyle s_{\text{luar}}=\frac{150^\circ}{360^\circ}(36\pi)$$
$$\displaystyle s_{\text{luar}}=15\pi\text{ cm}$$
Busur dalam:
$$\displaystyle s_{\text{dalam}}=\frac{150^\circ}{360^\circ}(24\pi)$$
$$\displaystyle s_{\text{dalam}}=10\pi\text{ cm}$$
Selisih jari-jari:
$$\displaystyle 18-12=6\text{ cm}$$
Keliling:
$$\displaystyle K=15\pi+10\pi+6+6$$
$$\displaystyle K=25\pi+12\text{ cm}$$
Soal 59
Sebuah setengah lingkaran besar berdiameter \(36\) cm. Di dalamnya terdapat dua setengah lingkaran kecil berdampingan, masing-masing berdiameter \(18\) cm. Tentukan luas daerah di dalam setengah lingkaran besar tetapi di luar kedua setengah lingkaran kecil, serta keliling daerah yang tersusun dari ketiga busur setengah lingkaran.
Setengah lingkaran besar mempunyai jari-jari \(18\) cm.
$$\displaystyle L_{\text{besar}}=\frac12\pi(18)^2$$
$$\displaystyle L_{\text{besar}}=162\pi$$
Masing-masing setengah lingkaran kecil mempunyai jari-jari \(9\) cm.
$$\displaystyle L_{\text{kecil}}=\frac12\pi(9)^2$$
$$\displaystyle L_{\text{kecil}}=\frac{81\pi}{2}$$
Total dua setengah lingkaran kecil adalah \(81\pi\).
$$\displaystyle L_{\text{daerah}}=162\pi-81\pi$$
$$\displaystyle L_{\text{daerah}}=81\pi\text{ cm}^2$$
Panjang busur setengah lingkaran besar adalah
$$\displaystyle 18\pi$$
Panjang masing-masing busur kecil adalah
$$\displaystyle 9\pi$$
Keliling daerah:
$$\displaystyle K=18\pi+9\pi+9\pi$$
$$\displaystyle K=36\pi\text{ cm}$$
Soal 60
Sebuah lingkaran berjari-jari \(12\) cm mempunyai tali busur \(AB\) yang menghadap sudut pusat \(120^\circ\). Titik \(M\) merupakan kaki apotema dari \(O\) ke \(AB\). Tentukan panjang apotema \(OM\), panjang tali busur \(AB\), panjang busur kecil \(AB\), luas juring \(AOB\), dan luas tembereng kecil \(AB\).
Apotema membagi sudut pusat \(120^\circ\) menjadi dua sudut \(60^\circ\).
Panjang apotema:
$$\displaystyle OM=12\cos60^\circ$$
$$\displaystyle OM=6\text{ cm}$$
Panjang tali busur:
$$\displaystyle AB=2(12)\sin60^\circ$$
$$\displaystyle AB=12\sqrt3\text{ cm}$$
Panjang busur kecil:
$$\displaystyle s=\frac{120^\circ}{360^\circ}(24\pi)$$
$$\displaystyle s=8\pi\text{ cm}$$
Luas juring:
$$\displaystyle L_j=\frac{120^\circ}{360^\circ}\pi(12)^2$$
$$\displaystyle L_j=48\pi\text{ cm}^2$$
Luas segitiga pusat:
$$\displaystyle L_\triangle=\frac12(12\sqrt3)(6)$$
$$\displaystyle L_\triangle=36\sqrt3\text{ cm}^2$$
Maka luas tembereng:
$$\displaystyle L_{\text{tembereng}}=48\pi-36\sqrt3\text{ cm}^2$$
25. Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Mencampur Ukuran Busur dan Panjang Busur
Ukuran busur dinyatakan dalam derajat. Panjang busur dinyatakan dalam satuan panjang.
Menggunakan Faktor Setengah Tanpa Memeriksa Busur
Sudut keliling bernilai setengah sudut pusat hanya ketika keduanya menghadap busur yang sama.
Menggunakan Seluruh Tali Busur pada Segitiga Apotema
Apotema membagi tali busur menjadi dua bagian sama panjang. Sisi segitiga siku-sikunya adalah setengah tali busur.
Menganggap Apotema Selalu Sama dengan Jari-Jari
Apotema adalah jarak dari pusat ke tali busur. Untuk tali busur nyata yang tidak degeneratif, panjang apotema lebih kecil daripada jari-jari.
Tertukar antara \(R-r\) dan \(R+r\)
GSPL menggunakan \(R-r\). GSPD menggunakan \(R+r\).
Menggunakan Rumus GSPD Saat Garis Singgungnya Tidak Ada
Jika
$$\displaystyle d<R+r$$
maka GSPD nyata tidak dapat dibentuk.
Terlalu Cepat Menghitung
Pada soal HOTS, sering kali hubungan atau perbandingan dapat digunakan sebelum memasukkan angka. Strategi ini biasanya lebih singkat dan mengurangi risiko salah hitung.
26. Cek Pemahaman
- Mengapa garis dari pusat yang tegak lurus tali busur membagi tali busur menjadi dua bagian sama panjang?
- Pada lingkaran yang sama, mengapa tali busur yang lebih dekat ke pusat selalu lebih panjang?
- Mengapa GSPL menggunakan selisih jari-jari, sedangkan GSPD menggunakan jumlah jari-jari?
- Jika luas juring dan panjang busur diketahui, bagaimana cara paling cepat menentukan jari-jari?
- Bagaimana cara mengetahui busur mana yang dihadapi sebuah sudut keliling?
27. Refleksi
- Konsep mana yang paling sering mengubah soal lingkaran menjadi masalah segitiga siku-siku?
- Jika apotema sebuah tali busur semakin kecil sementara jari-jari tetap, apa yang terjadi pada panjang tali busur? Jelaskan alasannya.
- Jika jarak kedua pusat lingkaran diperbesar sementara \(R\) dan \(r\) tetap, bagaimana perubahan GSPL dan GSPD?
- Mengapa membaca struktur gambar sering lebih penting daripada menghafal banyak rumus?
28. Kesimpulan
Lingkaran Kelas 11 menjadi jauh lebih mudah ketika setiap objek dipahami melalui hubungannya dengan objek lain.
Sudut pusat menentukan ukuran busur. Sudut keliling mempunyai hubungan dengan busur yang dihadapinya. Diameter menghasilkan sudut keliling \(90^\circ\), sedangkan segiempat siklik mempunyai pasangan sudut berhadapan yang berjumlah \(180^\circ\).
Panjang busur dan luas juring berasal dari perbandingan sudut pusat terhadap satu putaran penuh. Tembereng dapat dianalisis sebagai selisih luas juring dengan segitiga pusat.
Apotema memberi hubungan penting antara pusat lingkaran dan tali busur. Karena apotema tegak lurus sekaligus membagi tali busur menjadi dua, masalah tersebut dapat diubah menjadi segitiga siku-siku.
Pola segitiga siku-siku kembali muncul pada GSPL dan GSPD. Pada GSPL, sisi bantu yang muncul adalah \(R-r\). Pada GSPD, sisi bantunya \(R+r\). Dari sinilah kedua rumus garis singgung persekutuan berasal.
Pada soal TKA dan HOTS, tujuan utama bukan menghafal sebanyak mungkin rumus, tetapi mengenali hubungan yang tersembunyi pada gambar. Begitu struktur tersebut ditemukan, penyelesaiannya biasanya menjadi lebih pendek dan lebih masuk akal.
FAQ Lingkaran Kelas 11
Apa perbedaan ukuran busur dan panjang busur?
Ukuran busur menyatakan ukuran sudut pada busur dan biasanya dinyatakan dalam derajat. Panjang busur menyatakan panjang fisik bagian keliling dan menggunakan satuan seperti cm atau m.
Apa yang dimaksud apotema lingkaran?
Apotema lingkaran adalah ruas garis dari pusat lingkaran yang tegak lurus terhadap tali busur. Apotema membagi tali busur menjadi dua bagian sama panjang.
Bagaimana mencari panjang tali busur jika jari-jari dan apotema diketahui?
Jika jari-jari \(r\) dan apotema \(a\), maka
$$\displaystyle c=2\sqrt{r^2-a^2}$$
Apa perbedaan GSPL dan GSPD?
GSPL adalah garis singgung persekutuan luar dan panjangnya
$$\displaystyle \mathrm{GSPL}=\sqrt{d^2-(R-r)^2}$$
Sedangkan GSPD adalah garis singgung persekutuan dalam dengan panjang
$$\displaystyle \mathrm{GSPD}=\sqrt{d^2-(R+r)^2}$$
Kapan GSPD tidak dapat dibuat?
GSPD dengan panjang positif memerlukan
$$\displaystyle d>R+r$$
Jika \(d<R+r\), kedua lingkaran terlalu dekat atau berpotongan sehingga garis singgung persekutuan dalam tidak dapat dibentuk.







Tinggalkan komentar