Operasi hitung pecahan sering jadi “momok” bagi banyak pelajar. Padahal, kalau dipahami langkah demi langkah, pecahan bisa jadi topik yang mudah dan menyenangkan. Berikut ini cara cepat dan efektif untuk menguasai operasi hitung pecahan!
1. Pahami Jenis-Jenis Pecahan
Sebelum masuk ke operasi, pastikan kamu tahu jenis pecahan:
- Pecahan biasa (contoh: ¾)
- Pecahan campuran (contoh: 1 ½)
- Desimal (contoh: 0,75)
- Persen (contoh: 75%)
Memahami jenis-jenis ini akan memudahkanmu saat mengubah bentuk pecahan dalam soal.
2. Samakan Penyebut untuk Penjumlahan dan Pengurangan
Kunci utama dalam menjumlahkan atau mengurangkan pecahan adalah menyamakan penyebut terlebih dahulu. Gunakan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) agar lebih cepat.
Contoh:
⅔ + ¼ → samakan penyebut jadi 12 → 8/12 + 3/12 = 11/12
3. Gunakan “Kali Atas-Kali Bawah” untuk Perkalian
Untuk perkalian pecahan, langsung kalikan pembilang dan penyebut.
Contoh: ⅔ × ¾ = (2×3)/(3×4) = 6/12 = ½
4. Balik Pecahan Kedua untuk Pembagian
Saat membagi pecahan, ubah pembagian menjadi perkalian, lalu balik pecahan kedua (disebut resiprokal).
Contoh: ⅔ ÷ ¾ = ⅔ × 4/3 = 8/9
5. Latihan Rutin
Semakin sering latihan, semakin cepat kamu menguasainya. Gunakan soal-soal harian, kuis, atau aplikasi untuk mempercepat pemahaman.
Dengan memahami konsep dan teknik dasarnya, operasi pecahan tidak akan lagi membingungkan. Yuk, mulai latihan hari ini!








